Library Articles


METODE PENGGUNAAN
PERPUSTAKAAN

A. Ridwan Siregar
Program Studi Perpustakaan dan Informasi
Universitas Sumatera Utara
ridwan@library.usu.ac.id


1. Pendahuluan

Penyelenggaraan perpustakaan sebagai sumber belajar merupakan suatu keharusan dan amat penting dalam pendidikan (UU No. 2/1989, pasal 35). Suatu lembaga pendidikan tinggi tidak mungkin dapat terselenggara dengan baik jika para dosen dan para mahasiswa tidak didukung oleh sumber belajar yang diperlukan untuk penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar.

Universitas Sumatera Utara (USU) sangat menyadari hal di atas yang dibuktikan dengan kesungguhan untuk mengembangkan sistem perpustakaannya secara berkelanjutan. Pengembangan yang telah dan akan dilakukan secara terus menerus mencakup dua bidang utama yaitu pengembangan koleksi dan pelayanan kepada pengguna perpustakaan.

Semua fasilitas perpustakaan disediakan terutama untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa sebagai pelanggan utama USU. Untuk itu, dalam pengembangan koleksi para pustakawan dan dosen bekerjasama secara erat terutama dalam proses pemilihan dan penggunaan bahan-bahan pustaka agar sesuai dengan kebutuhan studi mahasiswa.

Seorang mahasiswa harus mampu memanfaatkan fasilitas perpustakaan tersebut dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan studinya. Untuk itu seorang mahasiswa harus mengenal dengan baik perpustakaannya, antara lain apa saja bahan-bahan yang dimiliki, bagaimana pengorganisasiannya dan bagaimana cara menemukannya.

Sehubungan dengan hal di atas, tujuan dari tulisan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dasar tentang perpustakaan dan cara penggunaannya bagi para mahasiswa baru agar mereka menjadi terampil dalam menemukan informasi yang relevan dengan kebutuhan mereka.

2. Perpustakaan dan Keberhasilan Studi Mahasiswa

Tujuan utama penyelenggaraan kegiatan belajar di perguruan tinggi adalah untuk menciptakan sumberdaya manusia yang berkualitas, bukan sekedar memenuhi jumlah minimal SKS yang dibebankan lantas mendapatkan ijazah dan gelar akademik atau profesi. Seseorang dikatakan berkualitas apabila ia mempunyai wawasan luas dan mendalam serta tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan khususnya pada bidang yang digelutinya.

Mahasiswa baru yang ingin mencapai sukses dalam studinya harus mempunyai strategi khusus dalam memanfaatkan waktu untuk belajar semaksimal mungkin dan senantiasa memprediksi lima atau enam tahun ke depan, pada saat mana ia meninggalkan perguruan tinggi dan mengaplikasikan ilmunya di lapangan.

Perlu diingatkan bahwa belajar mandiri (self education) adalah ciri khas belajar di perguruan tinggi. Ini mengandung arti bahwa inisiatif untuk belajar aktif dituntut lebih banyak pada mahasiswa, dengan memanfaatkan waktu yang tersisa di perpustakaan. Memanfaatkan perpustakaan sangat penting untuk mengasah kemampuan analisis dan pendalaman materi perkuliahan

Perpustakaan memiliki bahan pustaka yang beraneka rangam jenisnya. Buku-buku sebanyak mungkin harus dibaca, baik buku yang dianjurkan dosen maupun buku lain yang tidak dianjurkan. Disarankan agar mahasiswa tidak membatasi diri hanya membaca buku yang dianjurkan dosen tetapi bacalah buku mengenai fenomena yang sama sebanyak mungkin, karena pandangan dari banyak pakar yang bervariasi sangat memperluas wawasan kita mengenai objek studi yang kita pelajari.

Selain buku, perpustakaan juga menyediakan koleksi jurnal (majalah) ilmiah. Jurnal merupakan bagian penting dari sumber-sumber yang terdapat di perpustakaan. Hal ini disebabkan karena jurnal memuat informasi mutakhir, yang lebih baru dari informasi dalam buku. Sifat informasinya lebih aktual karena sering mempertautkan masalah di lapangan dengan tinjauan teoritis. Artikel jurnal biasanya singkat dan mudah dibaca, selain itu sering ada hal-hal yang dimuat di dalam jurnal yang tidak didapatkan di dalam buku.

3. Pengorganisasian Sumber Informasi

3.1. Pengertian

Pengorganisasian sumber informasi atau pengetahuan adalah suatu proses yang telah dikenal sebagai sesuatu yang penting sejak ratusan tahun yang lalu. Dengan adanya ledakan pengetahuan (knowledge explosion), kebutuhan untuk mengorganisasikannya semakin terasa penting dan mendesak. Sejumlah cara-cara yang berbeda telah ditemukan dan dikembangkan, dan sebagian besar digunakan sampai sekarang. Dan sejak duapuluh tahun terakhir ini, berbagai pendekatan terhadap pengorganisasian pengetahuan berkembang baik dengan diperkenalkannya metode berbasis komputer.

3.2. Tujuan

Tujuan daripada pengorganisaian adalah untuk memungkinkan informasi atau pengetahuan dapat ditemukan kembali pada kesempatan kemudian. Oleh karena itu pengorganisasian dan temu-baliknya kemudian dikenal dengan istilah temu-balik informasi (information retrieval).

Dalam mengorganisasikan pengetahuan, pustakawan dan pekerja informasi menciptakan berbagai alat atau perkakas. Secara tradisional, perkakas temu-balik informasi adalah katalog, bibliografi dan indeks tercetak. Dewasa ini pangkalan data (database) komputer dan indeksnya baik yang dapat diakses secara talian (online) maupun yang terekam dalam CD-ROM, semakin penting dan secara berangsur-angsur menggantikan alat-alat tradisional pada sejumlah aplikasi.

Sejauh ini, keduanya baik alat tradisional maupun pangkalan data komputer merupakan komponen-komponen dalam pendekatan terpadu terhadap organisasi pengetahuan.

3.3. Pengatalogan dan Penggolongan

Untuk menghasilkan katalog, bibliografi, indeks tercetak dan pangkalan data, pustakawan melakukan proses pengatalogan (cataloguing) termasuk di dalamnya kegiatan penggolongan (classification).

Penggolongan berarti pengelompokan dokumen sehingga dokumen yang mempunyai ciri-ciri dan sifat yang sama akan berdekatan letaknya. Untuk melalukan pekerjaan ini pustakawan biasanya menggunakan daftar tabel, baik yang sudah umum digunakan seperti DDC (Dewey Decimal Classification), UDC (Universal Decimal Classification), dan LC (Library of Congress) maupun yang diciptakan sendiri oleh perpustakaan.

Berikut ini diberikan contoh sepuluh golongan utama dalam sistem Dewey, kemudian pengembangannya yang menjadi golongan kedua, ketiga, dan beberapa angka setelah titik desimal di belakang golongan ketiga.

000 Karya-karya umum
100 Filsafat dan psikolgi
200 Agama
300 Ilmu-ilmu sosial
400 Bahasa
500 Ilmu-ilmu murni
600 Teknologi (ilmu terpakai, ilmu terapan)
700 Kesenian
800 Kesusasteraan
900 Geografi, Biografi, Sejarah

Masing-masing golongan utama tersebut dikembangkan lagi menjadi golongan yang lebih kecil menurut hubungan hirarkhis. Berikut adalah contoh pengembangan satu aspek, yaitu golongan 600, ilmu terapan.

Bagan klasifikasi model hirarhis panjang :

Bagan klasifikasi model hirarkis pendek :

600 Teknologi
610 Medikal Sciences Medicine
612 Human Physiology
612.6 Reproduction, Development
612.640 Physiologi of Embryo
612.640 1 Development of Organs
612.640 16 Urogenital organs
612.640 167 Vagina

Dalam bagan di atas kelihatan jelas hubungan antara nomor-nomor yang panjang dengan yang pendek. Semakin panjang nomor kelasnya, semakin sempit informasi yang dicakup atau dibahasnya.

Kalau klasifikasi bertugas mengelompokkan sumber informasi sesuai dengan kesamaan sifat-sifatnya, maka katalog bertugas membantu memudahkan pencarian sumber informasi tersebut dalam jajarannya pada rak-rak yang terdapat di perpustakaan.

Katalog adalah data / deskripsi bibliografis lengkap dari suatu dokumen. Di dalamnya dimuat keterangan-keterangan tentang dokumen tersebut, antara lain : pengarang, judul buku, edisi, tempat terbit, penerbit, tahun terbit, jumlah halaman, keterangan dokumen, keterangan seri, dan keterangan lain yang dianggap perlu untuk diketahui oleh pengguna.

4. Tata Letak dan Pengelompokan Koleksi Perpustakaan USU

4.1. Tata Letak

Perpustakaan memiliki koleksi sekitar 387.590 item bahan pustaka dalam berbagai disiplin ilmu, disediakan terutama untuk memenuhi kebutuhan 90 program studi yang ditawarkan oleh USU. Pelayanan menggunakan sistem terautomasi termasuk katalog dan peminjaman. Gedung Perpustakaan dengan luas 6.000 m2 yang memiliki kapasitas tempat duduk sebanyak 750 ini terletak di tengah-tengah kampus.

z Lantai 1

Pada lantai-1 terdapat Koleksi Pinjam Singkat (KPS) dan ruang baca dengan kapasitas 200 tempat duduk. Disamping itu terdapat Layanan Digital, Koleksi Audio-visual dan peralatannya, Ruang Konferensi, lobby , toko dan musala. Semua fasilitas ini dapat diakses melalui Lobby Lantai-1, dan pengguna dapat membawa bahan-bahan pelajaran sendiri ke dalam ruangan. Pada lantai yang sama juga terdapat Koleksi Deposit USU dan ruang Pengatalogan yang dapat diakses melalui Lantai-2.

z Lantai 2

Pintu utama masuk ke Perpustakaan melalui Lobby Lantai-2, dimana terdapat tempat penitipan tas, kaunter sirkulasi. Pada lantai ini terdapat terutama Koleksi Referens Umum, Koleksi Ilmu-ilmu Kedokteran dan Kesehatan (IKK), Layanan Rujukan dan Informasi. Bahan-bahan lainnya yang terdapat di lantai ini adalah Koleksi Deposit ADB, Mikrofis dan CD-ROM. Di lantai ini juga terdapat display buku-buku baru, sebagian besar workstation katalog online, ruang Layanan Digital dan ruang Pengadaan.

z Lantai 3

Lantai ini diperuntukkan terutama untuk Koleksi Ilmu-ilmu Sosial dan Humaniora (ISH) seperti ekonomi, hukum, sosial dan politik, dan sastra. Di lantai yang sama juga terdapat Koleksi Majalah Populer dan surat kabar.

z Lantai 4

Lantai ini memuat terutama Koleksi Ilmu-ilmu Dasar, Keteknikan, dan Pertanian (IDKP) yang meliputi matematika dan ilmu pengetahuan alam, teknik dan pertanian.

4.2. Susunan Koleksi

Buku, jurnal terjilid dan pamflet dikelompokkan berdasrkan sistem Dewey (DDC), disusun di dalam rak menurut nomor panggil (call number) yang terdapat pada setiap punggung dokumen. Sedangkan jurnal lepas dimasukkan ke dalam kotak berkas yang disusun secara alpabetis.

4.3. Pengelompokan Koleksi Perpustakaan

n Referens

Koleksi referens biasanya terdiri dari bahan-bahan yang memuat informasi ringkas tentang sesuatu hal seperti kamus, ensiklopedi, buku pegangan, buku tahunan, peraturan perundang-undangan dsb. Bahan-bahan jenis ini hanya untuk dipergunakan di dalam ruang Perpustakaan, tidak dipinjamkan keluar.

n Buku Teks dan Jurnal

Semua buku teks dan jurnal tercetak dikelompokkan ke dalam tiga kelompok utama yaitu Ilmu-ilmu Sosial dan Humaniora (ISH), dengan nomor panggil 000-499, 650-659, 700-709, dan 780-999; Ilmu-ilmu Dasar, Keteknikan dan Pertanian (IDKP) dengan nomor panggil 500-609, 620-639, 660-699, dan 710-779; dan Ilmu-ilmu Kedokteran dan Kesehatan (IKK) bernomor panggil 610-619 dan 640-649. Bahan-bahan terjilid dapat dipinjam selama dua minggu, sedangkan bahan-bahan lepas hanya dapat digunakan di ruang baca, tidak dipinjamkan keluar.

n Koleksi Pinjam Singkat

Koleksi ini terdiri dari bahan-bahan heavy demand yang sebagian besar direkomendasikan oleh dosen untuk dibaca oleh mahasiswa. Untuk memperluas peluang untuk memperolehnya, masa pinjam bahan-bahan KPS ditetapkan hanya untuk dua hari kerja.

n Deposit USU

Koleksi ini disebut juga USUiana terdiri dari karya oleh dan tentang USU termasuk karya para dosen dan hasil-hasil penelitian yang unpublished. Karena bahan-bahan ini merupakan deposit universitas, penggunanya ditetapkan hanya di dalam ruang baca Deposit.

n Deposit ADB

USU merupakan official depository library untuk semua jenis publikasi Asian Development Bank sejak tahun 1994. Koleksi ini terdiri dari bahan-bahan berupa buku, laporan studi ekonomi negara-negara Asia, kertas kerja, laporan tahunan, publikasi statistik, informasi umum dan lain-lain.

n Mikrofis

Perpustakaan memiliki sejumlah bahan-bahan dalam bentuk mikrofis yang sebahagian besar merupakan rekaman berbagai judul jurnal yang diterbitkan antara tahun 1977 sampai dengan 1989. Untuk menggunakan bahan-bahan ini disediakan peralatan micro reader dan printer.

n Audio-Visual

Bahan-bahan audio dan visual yang dimiliki oleh Perpustakaan terdiri dari kaset dan CD suara, Video, dan VCD. Untuk menggunakan bahan-bahan ini disediakan beberapa set peralatan yang dapat digunakan secara perorangan. Untuk penggunaan secara berkelompok disediakan ruang yang memiliki kapasitas 30 orang.

n CD-ROM

Koleksi CD-ROM yang dimiliki oleh Perpustakaan terdiri dari database indeks artikel jurnal dan dokumen dalam berbagai disiplin ilmu, bahan multimedia dan bahan-bahan referens lainnya. Untuk penggunaannya disediakan beberapa unit komputer yang dapat digunakan secara perorangan.

5. Layanan dan Penelusuran Koleksi

5.1. Layanan Perpustakaan

Perpustakaan menyediakan berbagai layanan kepada pengguna, antara lain:

n Rujukan dan Informasi

Pustakawan yang bertugas pada kaunter ini melayani semua pertanyaan dan membantu anda bagaimana cara menggunakan fasilitas Perpustakaan termasuk cara penelusuran informasi dan penggunaan peralatan yang tersedia.

n Layanan Pengiriman Dokumen

Layanan pengiriman dokumen (document delivery service), adalah salah satu jenis pelayanan yang disediakan perpustakaan untuk membantu pengguna mendapatkan dokumen yang tidak tersedia pada Perpustakaan USU tetapi dapat ditelusuri keberadaannya pada perpustakaan atau lembaga-lembaga pengelola informasi, baik di dalam atau di luar negeri.

Penyediaan layanan ini dimaksudkan untuk mengantisipasi berbagai variasi sumber-sumber informasi yang dibutuhkan para dosen dan mahasiswa, terutama pada jenis-jenis dokumen yang terbatas dipublikasikan, seperti : makalah dalam seminar, proceeding, laporan penelitian atau artikel-artikel dalam jurnal internasional yang tidak/belum dilanggan di dalam negeri, dan sebagainya.

Jenis sumber-sumber informasi seperti disebut di atas dapat dipantau perkembangannya dengan menggunakan perkakas penelusuran yang tersedia di perpustakaan baik dalam bentuk media cetak, pangkalan data CD-ROM maupun penelusuran global internet. Data yang diperoleh dalam penelusuran tersebut biasanya masih terbatas dalam bentuk bibliografis dan abstrak. Bilamana pengguna berminat untuk mendapatkan teks penuh dokumen tersebut, perpustakaan  dapat membantu memesan ke sumbernya baik melalui surat biasa, faximile maupun E-mail, dan biaya pemesanan sepenuhnya dibebankan kepada pengguna yang bersangkutan.

n Katalog Online

Katalog Perpustakaan dapat ditelusuri melalui puluhan workstation yang tersedia di setiap lantai. Penelusuran katalog, yang dikenal dengan nama KAUT (katalog akses umum talian) atau OPAC (online public access catalog) ini dapat dilakukan dengan mudah antara lain dengan hanya mengetikkan kata/istilah atau ekspresi apa saja termasuk kata di dalam judul dan subjek. Penelusuran juga dapat dilakukan dengan menggunakan Kamus Istilah yang tersedia di dalam sistem, dan dengan menggunakan fasilitas operator Boolean.

n Bantuan Pengguna

Di setiap lantai gedung perpustakaan terdapat kaunter Bantuan Pengguna dimana terdapat pustakawan yang bertugas untuk membantu anda apabila menemui kesulitan dalam menggunakan fasilitas yang tersedia.

n Sirkulasi

Pencatatan transaksi peminjaman, perpanjangan dan pengembalian bahan-bahan pustaka dilakukan pada kaunter Sirkulasi yang terdapat di lobby dan kaunter KPS yang terdapat di Lantai-1. Selain itu, petugas di sini juga melayani pendaftaran anggota, pemesanan, penagihan pinjaman, penerbitan surat keterangan bebas dari tagihan dan penerimaan karya tulis dosen.

n Layanan Digital

Untuk mengakses bahan-bahan digital yang terdapat pada berbagai digital library di seluruh dunia, Perpustakaan menyediakan fasilitas intrnet yang dapat digunakan melalui beberapa workstation yang terdapat di ruang Layanan Digital pada Lantai-1 dan Lantai-2. Pustakawan yang bertugas di sini dapat membantu anda untuk menggunakan fasilitas ini.

n Pendidikan Pemakai

Perpustakaan dapat menyelenggarakan kelas pendidikan pemakai untuk bidang-bidang tertentu bila diminta. Untuk mahasiswa baru kelas seperti ini diberikan bersamaan dengan penyelenggaraan orientasi studi.

n Pemilihan/Pengadaan Bahan

Pengguna dapat mengusulkan pengadaan bahan-bahan yang belum tersedia di Perpustakaan dengan mengisi formulir usulan pengadaan yang terdapat pada kaunter-kaunter yang tersedia. Untuk perencanaan bahan-bahan kuliah, dosen dapat bekerjasama dengan pustakawan pengadaan, dengan menghubungi Urusan Pengadaan.

n Fotokopi

Fasilitas fotokopi dengan operatornya tersedia pada lantai 2. Anda dapat membuat kopi tunggal terbatas dari bahan pustaka terutama untuk keperluan studi dan penelitian.

5.2. Penelusuran Koleksi

Penelusuran adalah mencari bahan pustaka atau dokumen yang diperlukan di dan melalui perpustakaan. Menelusuri bahan pustaka di Perpustakaan USU dapat dilakukan dengan cara penelusuran internal dan eksternal. Penelusuran internal adalah menelusuri bahan pustaka yang dimiliki oleh suatu perpustakaan. Sedangkan penelusuran eksternal adalah menelusuri bahan pustaka yang berada di luar perpustakaan.

5.2.1. Penelusuran Internal

5.2.1.1. Melalui Katalog

Katalog adalah daftar koleksi yang dimiliki oleh suatu perpustakaan. Perpustakaan USU telah menyediakan katalog berbasis komputer yang dinamakan dengan Katalog Akses Umum Talian (KAUT), atau Online Public Access Catalogue (OPAC).

Dengan KAUT pengguna berhubungan langsung ke pangkalan data (database) katalog melalui terminal-terminal komputer yang tersedia di setiap lantai gedung perpustakaan, dan cara menggunakannya mudah.

Jika anda telah siap mengoperasikan KAUT, pastikan anda berada pada Menu Utama dengan tampilan pada monitor sebagai berikut :

MENU UTAMA

Penelusuran dilakukan dengan terlebih dahulu menekan tombol C pada menu utama dan pilihlah database yang diinginkan misalnya BUKU diikuti dengan menekan tombol enter, selanjutnya pilih tombol S, maka muncul menu berikut pada monitor:

MENU PENELUSURAN

Dari menu penelusuran ini, penelusuran terhadap cantuman dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan teks bebas dan dengan menggunakan kamus istilah.

1) Penelusuran dengan Teks Bebas

Tekan pilihan S (Penelusuran), kemudian pada monitor akan muncul tampilan lembar pencarian sebagai berikut :

 

 

 

 

Ketikkanlah kata/istilah atau ekspresi penelusuran di lembar pencarian, tepatnya di bawah kalimat "Search expression?".

Sebagai contoh, apabila anda mengetikkan kata ekonomi kemudian menekan tombol Enter, pada monitor akan ditampilkan hasil penelusuran sebagai berikut:

Tampilan pada monitor tersebut menunjukkan bahwa :

Penelusuran pertama (set 1) adalah istilah EKONOMI, dimana hasil penelusuran menunjukkan terdapat 1050 kali istilah tersebut di dalam pangkalan data, yang tercantum pada 875 cantuman.

Hasil penelusuran yang diperoleh tersebut kemudian ditampilkan dengan menekan tombol D (Menampilkan Hasil Penelusuran) Monitor akan menampilkan cantuman pertama dari 875 cantuman tersebut sebagai berikut :

Dengan menekan tombol Enter, anda beralih pada cantuman berikutnya dan demikian seterusnya sampai dengan cantuman yang terakhir (cantuman ke 875).

Istilah penelusuran dapat dituliskan dalam bahasa Indonesia atau bahasa Ingris. Apabila bahasa Indonesia yang digunakan, program hanya mencari cantuman yang berbahasa Indonesia. Tetapi apabila yang digunakan bahasa Inggris, program akan mencari semua cantuman, termasuk yang berbahasa Indonesia. Hal ini disebabkan pengindeksan untuk semua dokumen didasarkan kepada Library of Congress of Subject Heading (LCSH).

Penggunaan Operator Boolean

Dalam KAUT, kita dapat menggunakan operator/fungsi Aljabar Boolean untuk mempersempit atau memperluas cakupan penelusuran, dengan menggabungkan dua atau ebih kata/istilah dalam satu ekspresi penelusuran.

Contoh:

Penggunaan Pemotongan Istilah (truncation)

Pemotongan istilah dilakukan untuk memperluas penelusuran. Hal ini penting untuk istilah-istilah yang maksudnya hampir sama tetapi penulisannya bervariasi. Misalnya untuk istilah-istilah: economic, economical, economically, economics, economy. Agar kelima istilah tersebut terjaring sekaligus, lakukanlah pemotongan pada kata dasar yang mewakili setiap istilah dengan memberikan simbol dolar ($), seperti berikut :

econom$

2) Penggunaan Kamus Istilah

Dalam pangkalan data katalog tersedia kamus istilah (term dictionary) yang dapat digunakan untuk memeriksa istilah-istilah yang terdaftar di dalam KAUT. Untuk menelusur melalui Kamus Istilah, tekan T (Indeks Penelusuran) pada menu Penelusuran. Layar akan menampilkan Permintaan Kunci (Key), seperti berikut :


Dictionary term

 


Key :

Penggunaan terminologi Key (kunci) pada layar di atas mengisyaratkan bahwa anda tidak hanya dapat mengetikkan kata/istilah, tetapi juga huruf, angka (nomor klasifikasi) dan tombol enter. Jika tombol Enter yang anda tekan sebagai kunci maka kamus akan menampilkan mulai dari awal (abjad A).

Apabila istilah "reproduction" yang ditentukan sebagai kunci, maka tampilan layar adalah sperti berikut:


- REPRINT * REPRODUKSI

- REPRINTING - REPRODUCTIE

- REPRINTS - REPROGRAPHY

- REPRODUCTION - REPTILES

- REPRODUCTION-CONGRESSES - REPUBLIC

- REPRODUCTIONS - REPUBLIC CAMBODIA

- REPRODUCTIVE - REPUBLICA


Key : reproduction

Pada tahapan ini anda dapat memilih istilah-istilah tersebut dengan menggerakkan kusor memakai tombol panah. Tekan S pada istilah yang dipilih. Jika ingin menggabungkan beberapa istilah, tekan simbol-simbol Operator Boolean sesuai dengan fungsinya masing-masing.

Langkah berikutnya adalah tekan tombol atau huruf berikut :

X : untuk melihat formulasi penelusuran

Enter : untuk melihat hasil penelusuran

D : untuk melihat tampilan cantuman

5.2.1.2 Browsing

Browsing adalah menelusur secara langsung buku tertentu pada kumpulan buku-buku yang dijajarkan di rak. Untuk dapat melakukan kegiatan ini dengan tepat dan cepat, pengguna harus memahami terlebih dahulu sistematika penyusunan koleksi perpustakaan.

Langkah pertama dalam melakukan browsing pada Perpustakaan USU adalah memeriksa "Petunjuk Indeks Subjek" yang ditempelkan pada setiap barisan rak. Periksa rak terdekat dimanapun lokasi anda di Gedung Perpustakaan.

Indeks Subjek

Indeks Subjek adalah daftar sistematis dari subjek yang diterjemahkan ke dalam nomor-nomor klasifikasi. Tujuan utama melihat indeks subjek yaitu untuk mengetahui nomor klasifikasi yang ditentukan untuk subjek tersebut.

Yang dimaksudkan dengan subjek adalah kata/istilah/frasa yang disimbolkan sebagai topik yang dibicarakan di dalam suatu dokumen (bahan pustaka). Jadi subjek dalam hal ini dapat berupa :

o Nama jurusan/program studi/bagian, sebagai kelompok bidang-bidang ilmu pengetahuan.

Contoh : pendidikan dokter, ilmu hukum, dll.

o Nama disiplin ilmu pengetahuan

Contoh : fisika, sosiologi, dll

o Nama sub-didiplin ilmu pengetahuan

Contoh : elektronik, partai politik, dll

Apabila subjek yang anda perlukan tidak terdaftar di dalam indeks, pedomanilah nomor klasifikasi untuk jurusan/program studi yang anda geluti atau jurusan/program studi lainnya yang relevan. Berikut ini adalah Indeks Subjek menurut jurusan/program studi/bagian yang terdapat di USU.

Langkah ke dua yang harus anda lakukan dalam browsing adalah mencocokkan nomor klasifikasi subjek tersebut dengan "Petunjuk Lokasi Nomor Klasifikasi berdasarkan Lantai Perpustakaan".

Petunjuk interval nomor klasifikasi pada setiap lantai perpustakaan adalah:

Nomor Klasifikasi Lantai 000 - 499 3
500 - 609 4
610 - 619 2
620 - 639 4
640 - 649 2
650 - 659 3
660 - 699 4
700 - 779 3
710 - 779 4
780 - 999 3

Setelah anda ketahui keberadaan nomor klasifikasi yang anda perlukan pada lokasi lantai perpustakaan, langkah berikutnya adalah memeriksa jajaran rak yang menampung nomor klasifikasi tersebut dengan cara memeriksa petunjuk pada isi rak. Pada sisi setiap barisan rak telah dibuat interval nomor klasifikasi koleksi yang ditampung rak tersebut.

Langkah berikutnya yang harus anda fahami setelah menjumpai rak yang dicari ialah memahami aturan penyusunan buku pada rak tersebut.

Susunan buku dalam rak

Urutan susunan buku di rak didasarkan pada nomor panggil (call number) buku. Nomor pangil terdiri dari 3 elemen, yaitu: nomor klasifikasi, tiga huruf pertama nama pengarang, dan huruf pertama dari judul buku.

Acuan utama dalam penyusunan buku adalah nomor klasifikasi, yang dimulai nomor kelas terkecil dan berakhir pada nomor kelas tertinggi. Apabila nomor klasifikasinya sama, maka unsur pembeda berikutnya mengacu kepada pengabjadan tiga huruf pertama dari pengarang, dan apabila pengarangnya sama, pembeda yang ketiga berikutnya adalah pengabjadan huruf pertama dari judul.

Berikut adalah contoh susunan buku yang benar, sesuai dengan nomor panggilnya.

Resume :

Untuk melakukan browsing pada Perpustakaan USU, langkah-langkah yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut :

1) Pastikan anda mengetahui nomor klasifikasi untuk bidang ilmu pengetahuan yang anda perlukan, dengan cara memperhatikan Indeks Subjek yang telah ditempelkan pada sisi rak.

2) Periksa lokasi nomor klasifikasi tersebut pada lantai berapa tersusun. Caranya dengan melihat penjelasan nomor klasifikasi berdasarkan lokasi lantai perpustakaan.

3) Cari rak yang menyimpan buku tersebut, dengan cara melihat petunjuk interval nomor- nomor klasifikasi yang telah ditempelkan pada setiap rak.

4) Telusuri nomor panggil buku di dalam rak tersebut.

5) Selesai.

5.2.2. Penelusuran Eksternal

Penelusuran eksternal dapat dilakukan melalui perkakas penelusuran dalam bentuk tercetak maupun dengan perkakas penelusuran elektronik.

5.2.2.1. Melalui Bahan Tercetak

Perpustakaan USU menyediakan beberapa perkakas penelusuran (searching tools) dalam bentuk tercetak yang dapat digunakan untuk mengetahui bahan-bahan apa saja yang tersedia di luar perpustakaan, baik pada perpustakaan maupun lembaga pengelola informasi lainnya, di dalam maupun di luar negeri. Jenis-jenis perkakas penelusuran tersebut dapat berupa Katalog Penerbit, Katalog Perpustakaan tertentu, Katalog Induk Majalah, Daftar Tambahan Koleksi, Bibliografi, Bibliografi Nasional, Indeks, Abstrak, dsb. Diantara perkakas penelusuran itu, ada yang bersifat umum, dimana cakupan isinya meliputi seluruh bidang ilmu pengetahuan, dan ada pula yang khusus mengenai disiplin ilmu tertentu.

5.2.2.2. Penelusuran Elektronik

1) CD-ROM

CD-ROM (Compact Disk-Read Only Memory) adalah jenis disket yang diciptakan dengan teknologi optical (laser) yang terbuat dari bahan plastik dan silikon, berbentuk piringan dengan diameter 12 cm dan tebal 1 mm. CD-ROM mempunyai kapasitas daya tampung yang besar dalam menyimpan data (minimal 500 MB atau setara dengan 250.000 halaman teks jika dibandingkan dengan buku). Pengoperasian CD-ROM cukup dengan komputer PC, sebuah CD-ROM player dan perangkat lunak antar muka (interface). Dewasa ini bahan pustaka tercetak telah banyak yang dialihkan ke dalam bentuk media CD-ROM.

Melakukan penelusuran menggunakan pangkalan data CD-ROM sebenarnya tidak sulit. Pengalaman menunjukkan bahwa pengguna memerlukan bimbingan pustakawan hanya pada pengenalan pertama saja, oleh karena CD-ROM memang dirancang untuk penggunaan yang sederhana, bukan hanya ditujukan pada orang-orang yang mahir menjalankan komputer. Kebanyakan CD-ROM dioperasikan dengan cara-cara yang hampir sama. Keberhasilan dalam melakukan penelusuran ditentukan oleh kemahiran dalam menetapkan kata-kata kunci (keyword) dari ekspresi penelusuran anda. Selain itu perlu pemahaman dalam menggunakan rumus aljabar Boolean (Boolean Logic) serta simbol-simbol yang digunakan dalam penggabungan kata kunci (operator penelusuran).

Beberapa pangkalan data CD-ROM yang tersedia untuk ditelusuri di Perpustakaan USU, antara lain Agricola, Agrisearch, Bookfind, General Science Indeks, dan Medline.

2) Internet

Internet adalah jaringan global yang memungkinkan seluruh komputer yang terhubung dapat berkomunikasi di seluruh dunia. Anda dapat menghubungi komputer-komputer pribadi, pusat-pusat informasi maupun pangkalan data diseluruh dunia apabila anda mengetahui alamat (account) mereka di Internet.

Internet menyuguhkan informasi hampir seluruh bidang ilmu pengetahuan, hiburan, bisnis, lembaga pemerintah maupun swasta dari negara-negara di dunia. Khusus untuk bidang pendidikan, anda dapat memperoleh informasi mengenai universitas/institut/akademi, lembaga-lembaga pendidikan, museum, perpustakaan, data bibliografi seperti buku, jurnal, disertasi dan lain sebagainya. Informasi mutakhir seperti surat kabar di setiap negara hari ini, serta seminar dan pertemuan ilmiah sejanis yang sedang berlangsung dan yang akan diselenggarakan. Yang lebih penting lagi adalah bahwa informasi di internet setiap hari bertambah terus dengan volume yang sangat banyak.

Berikut akan dijelaskan beberapa faislitas yang minimal dapat digunakan di Internet.

1) Electronic Mail (E-Mail)

E-mail, adalah suatu fasilitas yang dapat digunakan untuk mengirim dan menerima pesan di dalam internet, disamping itu juga dapat mengirim/menerima sesuatu yang disimpan dalam sebuah file, seperti program, gambar, majalah elektronik, dan lain sebagainya.

Mengirim pesan atau file melalui internet hanya memerlukan waktu yang sangat singkat dan biaya yang sangat murah terutama bila dibandingkan dengan fasilitas lain seperti telepon dan faximile.

2) WAIS

Wais adalah singkatan dari Wide Area Information Service. Wais mampu mengakses segala database yang besar. Untuk memulainya, anda menentukan database dimana anda ingin mencari dan mensfesifikasi kata-kata kunci. Wais mencari dan menampilkan hasil pencarian dalam sebuah daftar artikel dalam seluruh database tersebut. Dari daftar tersebut anda dapat meminta Wais untuk menampilkan artikel-artikel yang anda inginkan. Contoh database yang dapat diakses dengan Wais adalah Yaahoo, Nescape, dan sebagainya.

3) Remote Login (Telnet)

Dengan bahasa sederhana dapat dikatakan bahwa remote login adalah mengoperasikan komputer lain melalui komputer yang sedang kita pakai. Anda dapat mentelnet ke sebuah komputer remote dimana saja dalam internet. Setelah anda menghubungi komputer tersebut anda dapat login, dengan catatan harus mempunyai username dan password yang sah.

4) Usenet

Usenet adalah kelompok diskusi, dimana artikel-artikel didistribusikan menjangkau seluruh dunia. Usenet mempunyai ribuan kelompok diskusi dimana setiap kelompok mempunyai sebuah topik tertentu, misalnya humor, resep masakan, fiksi, matematika, biologi, komputer dan sebagainya. Untuk dapat membaca artikel yang disuguhkan dalam Usenet tersebut anda harus menggunakan sebuah program khusus yang disebut newsreader. Apabila anda telah memilih kelompok diskusi yang diinginkan, anda bisa menjadi peserta atau hanya sebagai pelanggan.


Copyright © 1997