Kantor Humas USU Gelar Workshop Kehumasan dan Keprotokolan

Deli Serdang – “Pelatihan kehumasan ini sangat diperlukan. Kita saat ini dituntut sangat dinamis, harus berkomunikasi yang cepat dan masif. Oleh sebab itulah peran kehumasan sangat diperlukan untuk menjawab tantangan yang ada saat ini”, ungkap Sekretaris Universitas Sumatera Utara Dr. dr. Farhat, M.Ked(ORL-HNS),Sp.THT-KL(K) dalam acara pembukaan Penyelenggaraan kegiatan “Pelatihan Kehumasan dan Keprotokoleran” Universitas Sumatera Utara oleh Kantor Humas USU di Prime Hotel Kuala Namu, Deli Serdang 5-6 April 2019.

Acara worshop tersebut diselenggarakan dengan tujuan agar meminimalisir kesalahan yang terjadi dalam hal kehumasan dan protokoler yang ada di satuan kerja USU. “Saat ini terdapat 15 satuan kerja, 1 program pasca sarjana, 6 biro, dan lembaga/unit maupun rumah sakit di Universitas Sumatera Utara.  Setiap satuan kerja saat ini semakin banyak melakukan kegiatan seremonial pimpinan. Dalam melakukan kegiatan tersebut masih belum memiliki standard kehumasan dan keprotokolan. Oleh sebab itu maka dibuatlah kegiatan workshop dengan tujuan untuk meminimalisir kesalahan yang terdapat pada setiap satker di USU. Jadi, USU harus merujuk bagaimana standar kehumasan dan protokoler di kementerian karena USU merupakan bagian dari satuan kerja Kemenristekdikti tersebut”, ungkap Humas USU Elvi Sumanti, ST, M Hum.

Workshop tersebut menghadirkan nara sumber dari kemenristekdikti antara lain Yayad Hendayana (Kabag Komunikasi Publik Kemenristekdikti) dan Doddy Zulkifli Indra Atmaja (Kasub Publikasi dan Pemberitaan Kemenristekdikti. Narasumber pertama Yayad Hendayana menyampaikan materi tentang peran dan fungsi Humas. “Untuk menjadi seorang humas harus memiliki beberapa syarat yang ideal antara lain pahami uraian tugas dan pedoman kerja, memiliki kemampuan pribadi yaitu kemampuan berkomunikasi baik lisan dan tulisan, memiliki kemampuan melobi dan negosiasi, harus bermain di media sosial, harus melek teknologi dan harus memiliki networking yang luas”. ungkap Yayad.

Sementara itu narasumber ke dua Doddy Zulkifli Indra Atmaja (Kasub Publikasi dan Pemberitaan Kemenristekdikti) menyampaikan materi tentang fungsi seorang humas dan juga pentingnya media sosial. “Setiap humas harus mampu menghadapi perubahan arah media. “Kalau dulu arah media masih bersifat konvensional, tapi sekarang arah media berlangsung sangat cepat yang kita kenal saat ini dengan media online (Industri 4.0)”, ungkap Doddy.

Acara kegiatan Pelatihan Kehumasan dan Keprotokoleran USU berlangsung selama 5-6 April 2019 yang diikuti sebanyak 32 orang satuan kerja di lingkungan USU. (Humas FISIP USU)

 

Source : Fisip USU