Medan, 20 Juli 2026 – Kepala Perpustakaan Universitas Sumatera Utara (USU), Prof. Dr. Syahril Efendi, S.Si., M.I.T., bertindak sebagai pembina apel pagi di lingkungan Rektorat Universitas Sumatera Utara yang diselenggarakan pada Senin (20/7). Kegiatan yang berlangsung di halaman Rektorat USU ini diikuti oleh jajaran pimpinan universitas, direktur, kepala badan, ketua lembaga, serta tenaga kependidikan di lingkungan USU.
Dalam amanatnya, Prof. Syahril Efendi mengajak seluruh sivitas akademika untuk mempersiapkan diri menghadapi perubahan yang terjadi pada era digital. Menurutnya, perguruan tinggi saat ini berada pada The Era of Ultimate Excellence, yaitu masa ketika keunggulan institusi ditentukan oleh kemampuan berinovasi, menghasilkan riset berkualitas, dan mengembangkan ekosistem digital yang terintegrasi.
Ia menegaskan bahwa perpustakaan perguruan tinggi tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan koleksi, melainkan harus berkembang menjadi jantung ekosistem pengetahuan digital (digital knowledge ecosystem) yang mampu mendukung pembelajaran, penelitian, dan inovasi secara berkelanjutan. Oleh karena itu, Perpustakaan USU telah menyusun Blueprint Transformasi Digital Terintegrasi Perpustakaan USU 2026–2031 dengan visi mewujudkan Smart Academic Library yang mendukung riset, inovasi, dan pembelajaran bertaraf global.
Lebih lanjut, Prof. Syahril memaparkan enam pilar utama transformasi yang menjadi landasan pengembangan Perpustakaan USU, meliputi pembangunan infrastruktur perpustakaan digital, sistem informasi cerdas berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), pusat dukungan riset, ekosistem manajemen pengetahuan, penguatan literasi digital, serta ruang kolaborasi dan inovasi. Keenam pilar tersebut dirancang untuk memperkuat layanan perpustakaan sekaligus meningkatkan kualitas riset dan publikasi ilmiah di Universitas Sumatera Utara.
Pada kesempatan tersebut, ia juga melaporkan sejumlah program yang telah diimplementasikan pada tahap awal transformasi digital Perpustakaan USU, di antaranya transformasi repositori universitas menjadi Science and Technology Journey Series (STJS), inovasi Kemasan Rak Digital (KRD), pengembangan USU Library Journal Multidiscipline Science (ULJMS), inisiasi Program Wakaf Digital Perpustakaan USU, serta perancangan ulang Online Public Access Catalogue (OPAC) agar lebih cerdas, terintegrasi, dan mudah diakses oleh sivitas akademika.
Prof. Syahril menekankan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak dapat diwujudkan hanya oleh Perpustakaan USU, melainkan membutuhkan sinergi seluruh unit kerja di lingkungan universitas. Menurutnya, penguatan integrasi data, penyelarasan kebijakan publikasi ilmiah, serta peningkatan budaya literasi digital menjadi faktor penting dalam mendukung prioritas Universitas Sumatera Utara untuk mencapai keunggulan akademik dan riset di tingkat global.
Mengakhiri amanatnya, Prof. Dr. Syahril Efendi mengajak seluruh pimpinan dan tenaga kependidikan untuk bersama-sama mewujudkan Perpustakaan USU sebagai Smart Academic Library yang menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi. Ia berharap transformasi ini dapat membuka akses pengetahuan yang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen sekaligus meningkatkan daya saing Universitas Sumatera Utara di tingkat internasional.