Medan, 23 September 2026 — Perpustakaan Universitas Sumatera Utara (USU) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu layanan dan tata kelola perpustakaan melalui Asesmen Reakreditasi Perpustakaan USU yang berlangsung pada Rabu (23/9/2026) di Ruang Konferensi Lantai 1 Perpustakaan USU.
Kegiatan ini merupakan bagian dari proses evaluasi terhadap penyelenggaraan perpustakaan sekaligus momentum bagi Perpustakaan USU untuk menunjukkan berbagai capaian, inovasi, dan pengembangan layanan dalam mendukung kebutuhan akademik sivitas Universitas Sumatera Utara.
Asesmen dihadiri oleh Rektor USU Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si., Wakil Rektor 2 Bidang Sumber Daya Manusia, Keuangan & Sistem Informasi
Dr. Muhammad Arifin Nasution, S.Sos, M. Si, Kepala Perpustakaan USU Prof. Dr. Syahril Efendi, S.Si., M.I.T. beserta jajaran, Tim Asesor Akreditasi Perpustakaan, Tim Penjaminan Mutu Akreditasi Perpustakaan, serta para koordinator dan staf yang terlibat dalam proses asesmen. Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI), Dr. Adin Bondar, S.Sos., M.Si., turut hadir secara daring.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan Tim Asesor dan pimpinan universitas, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembukaan, doa bersama, pemutaran video profil Perpustakaan USU, serta pemaparan Kepala Perpustakaan USU. Rangkaian tersebut kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan Tim Asesor, Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpusnas RI, dan Rektor USU.
Dalam sambutannya, Dr. Adin Bondar, S.Sos., M.Si., mengapresiasi komitmen Universitas Sumatera Utara dalam memperkuat budaya literasi melalui pengembangan perpustakaan. Kehadiran Perpusnas RI dalam proses asesmen tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya penguatan peran perpustakaan perguruan tinggi dalam mendukung budaya literasi, pembelajaran, dan akses terhadap sumber informasi yang berkualitas.
Sementara itu, Rektor USU Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si., menekankan pentingnya pengembangan Smart Digital Library sebagai bagian dari upaya menghadapi tantangan literasi dan perkembangan teknologi. Menurutnya, transformasi perpustakaan perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas dan meningkatkan kualitas layanan kepada sivitas akademika.
Arah transformasi tersebut sejalan dengan pemaparan Kepala Perpustakaan USU Prof. Dr. Syahril Efendi, S.Si., M.I.T., yang menyampaikan pengembangan perpustakaan menuju ekosistem pengetahuan akademik berbasis kecerdasan buatan (AI-Driven Academic Knowledge Ecosystem). Dalam pemaparannya, turut diperkenalkan sejumlah inovasi, di antaranya Kemasan Rak Digital (KRD) dan pembaruan sistem katalog sebagai bagian dari pengembangan layanan yang adaptif terhadap kemajuan teknologi dan kebutuhan pengguna.
Sebagai bagian dari rangkaian penyambutan Tim Asesor, Perpustakaan USU juga melaksanakan penyematan ulos sebagai bentuk penghormatan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Sumatera Utara. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebelum Tim Asesor dan peserta menuju ruang masing-masing untuk mengikuti tahapan asesmen.
Pada tahap inti, proses asesmen dilakukan melalui library tour, wawancara berdasarkan komponen penilaian, serta verifikasi borang, instrumen, dan bukti fisik. Melalui tahapan tersebut, Tim Asesor meninjau secara langsung berbagai aspek penyelenggaraan perpustakaan, mulai dari tata kelola, layanan, sumber daya, fasilitas, hingga inovasi yang dikembangkan Perpustakaan USU.
Proses asesmen tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan tahapan reakreditasi, tetapi juga menjadi momentum bagi Perpustakaan USU untuk melakukan evaluasi dan memperkuat berbagai aspek layanan. Hasil asesmen diharapkan dapat menjadi masukan dalam pengembangan perpustakaan secara berkelanjutan agar semakin responsif terhadap kebutuhan informasi, pembelajaran, penelitian, dan perkembangan teknologi.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan rapat Tim Asesor, penyampaian resume hasil sementara visitasi, serta serah terima berita acara hasil visitasi.
Melalui asesmen reakreditasi ini, Perpustakaan USU menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi perpustakaan akademik yang adaptif, inovatif, dan berbasis teknologi. Transformasi menuju Smart Digital Library berbasis Digital Knowledge Ecosystem diarahkan untuk memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat pengetahuan dan mendukung terciptanya ekosistem akademik yang semakin terintegrasi.